Selasa, 20 Februari 2018

Rivew Laneige Trial Kit Sleeping Mask


Kalau ada yang nanayak kenapa beli yang kecil-kecil, ndak modal yak?
Yakale kalau ada mini-trial begini sungguh lah menolong wanita-wanita yang tidak mau rugi seperti saya.
Secara harga Laneige itu masih katagori yang tidak murah murah amat disaya,  dan lumayan ini tiga buah udah komplit buat face night mask, eye sleeping mask, sama lips sleeping mask LENGKAP SAUDARA-SAUDARA SEPERJUANGAN HAHAHA.
Saya beli dengan harga 150.000 jadi nggak ngeh berapa perbuahnya, pakai saja toh emang dari penjualnya segitu. Pertama saya mau rivew yang paling bombastis dan sudah banyak menjadi perbincangan dan rekomend dari orang-orang di luar sana.


WATER SLEEPING MASK LANEIGE

     Masker yang dicaim di bawa tidur ini, hanya memiliki berat 35 gr. Nah ini adalah masker andalah wanita-wanita yang udah capek kerja, males makai banyak step skin care, ya skin care waita itu bisa sampai 5/9 tahap. kadang saat pulang kerja yang udah lelah tenaga dan mental, rasanya ingin satu rangkaian skincare yang bisa ngover semua skincare tersebut. 
nah THIS IS THE ANSWER GUYS!
Walau ya hasil nya tidak sesempurna pakai skin care lengkap, tapi bisa cover 60% nya. LUMAYAN KAN KAN?
     Nah ini adalah produk yang bisa menjadi penolong kulit sjejuta umat. Why? Kalau anda lagi gak mood pakai skincare di wajah, langsung saja, bersihin makeup. Cuci bersih pakein water mask ini tinggal tidur dan besok pagi kulit anda seperti song hye kyo. Tepuk pipi kanan kiri dan yah anda hanya bermimpi. Kulit gak seindah song hye kyo tapi setidak nya tidak dehidrasi. Dan  kenyal. Yah intinya terawatt, dan tidak kering.
Kulit saya yang kering karena berada di ac, dan pulang kerja yang harus di tamabah polusi udara, laniege water sleeping mask adalah penolong kulit saya.
terimakasih Laniege, saya kurang paham tapi inti dari skincare yang bisa dibawa tidur adalah ide yang jenius, toh biasanya masker itu identik dengan dibilas, atau sheet mask yang habis pakai harus dibuang. sungguh pemborosan HAHAHA. Nah ide masker yang dibawa idur, sungguh surgawi bagi perempuan yang tidak mau rugi seperti saya. Kalau anda tanya 35 gr bisa habis berpaa bulan, ya disaya cuma 3 minggu sudha habis, kalau orang pakai 2 kali seminggu saya bisa pakai 3/4 kali . karena memang males banget pakai skin care yang berstep-step. apakah saya lanjut pakai ini? ya saya memutuskan untuk membeli yang full size yang ternyata MAHAL . Gapapa demi kulit ala song hye kyo .

jadi kesimpulan nya 

Kelebihan 

Bagus , kulit terasa ternuitris, terutama kulit kering pasti ngerasain banget dampaknya.
harum nya lavender tapi soft, secara ini di bawa tidur jadi emang gak ganggu 
teksture yang gampang absorbi dikulit tidak lengket
bisa menaikan tone warna kulit kalau rajin digunakan.
dampak lembut, kenyal, glowi saat bangun tidur 


Kekurangan 

Sejauh ini tidak ada, tapi ya agak mahal untuk mengakalinya belilah trial .
karena lebih murah.

RATE: 8/10 <3


EYE SLEEPING MASK LANEIGE


Kalau ada yang nanya ini berapa kecil, ya ini hanya 5 gr sungguh luar biasa, kecil sampai rasanya ingin menangis, tapi yah ini hanya untuk mata jadi dipakai pasti jauh lebih sedikit daripada cream wajah, masker ini udah nyaris sebulan saya pakai dna tidka ada efek apa-apa sama sekali, malah terkesan seperti tidak ada perubahan, ini salah satu produk yang cukup mengecewakan karena saya berharap banyak seperti menyamarkan kerutan atau melembabkan seperti sleeping mask nya, nyatanya tidak ada dampak yang signifikan. yang ada mata saya perih kalau pakai ini, apakah kandunannya cukup keras enthalah saya kurang tahu saya merasa kurang nyaman menggunakan skincare untuk mata yang satu ini.kesimpulan dari produk ini

kelebihan : 
hemat karena sekali pump sudah
bisa untuk satu malam


kekurangan
tidak ada efek apa-apa  bahkan untuk mata panda pun tidak terobati.
sangat perih jika terkena ke mata
untuk pembelian full size ini cukup mahal dan kurang worth it.

RATE: 4/10 <3


LIP SLEEPING MASK LANEIGE




x




Dari trial  yang lip sleeping mask, saya mendapatkan 3 gr. Leep sleeping mask ini ya mirip lipbalm, tapi dianjuran harus dipakai malam karena memang untuk sleeping mask,  Bukan dipakai  siang ataupun pagi
, bentuknya kecil dan sangat moist kalau di aplikasikan. Kalau abis pakai lipen yang buat bibir kering produk ini bisalah mengembalikan kelembaban alami bibir, tapi kalau sudah di fase kulit bibir kering sampai
 mengelupas sepertinya lebih baik cari produk lain yang formulanya lebih topcer. After all ini sleeping mask bagus, tapi bukan yang bagus banget.
Bolehlah di beli. Toh ini sangat irit dari segi pemakaian, dan harga yang teramat terjangkau untuk yang ukuran trial mungkin di harga 30K

Kelebihan
Melembabkan dan mengembalikan warna alami bibir



Kekurangan
Tekstur sedikit berminyak, kurang nyaman di pakai tidur.
Untuk memperbaiki kulit kering dengan kondisi terkelupas sepertinya tidak mempan.

Rate :7/10 <3


Thankyou for reading beauties

Feby Dyanna XX

Minggu, 18 Februari 2018

Rivew Magic Snow Cushion April Skin



      Saya orang yang agak gampangan untuk menjadi korban satu brand makeup, contohnya ya cushion sedang tenar karena lihat muka mba-mba yang main drama korea kinclong dan katanya mereka gak pakai foundation tapi cushion. Dan karena yang sangat murahan dalam di iming-imingi wajah han hyo joo.  saya langsung cari cushion yang bagus, nah dari beberapa rekomendasi banyak orang yang bilang Aprilsikn adalah  cushion yang best seller dan yang terbaik dari segi cover dan tidak akan oxy . yah oxy adalah hal yang paling neyebelin dari segi makeup complection, secara aja base makeup harus diawali dari wajahnya. Kalau wajahnya kinclong karena ke- matchan si foundi/ bb cream/ cushion ya semuanya bakal ngikutin toh?
Nah jadi disini saya perekanlkan cushion yang di claim sangat bagus oleh para pecinta dunia maekup ala ala artis korea yang wajahnya sungguh sempurna, licin, halus , glowy bak peri mimi





     FYI Cushion ini berasal dari negeri ginseng korea, ya buat inovasi-inovasi makeup unik korea memang gak pernah ketinggalan ya gais, terbukti dari yang eike Cuma kenal BB cream, sekarang udah merambat ke CC cream dan cushion.
Produk ini eike beli di salah satu shopping online langganan eike yang ngasih free ongkir. Harga nya sekitar 175/180 K . Saya lupa tapi sudah claim original, kalau tidak original biarlah mereka memakan uang haram yang tidak berkah (nahloh)

Disinini ada tiga versi, yang berwrna hitam diclaim buat wajah berminyak a.k.a oily

Yang berawrna putih di claim untuk wajah kering a.k.a dry

Dan yang bewarna peach saya kurang jelas mungkin di claim buat combination hahaha


Nah karena kulit saya kering saya memutuskan beli yang warna hitam (karep mu peb)


     Empat atau lima bulan lalu saya membeli cushion, yang bewarna hitam.  Walaupun kulit saya dry saya masih kekeh beli yang warna hitam, karena saya suka warna hitam daripada putih (SUNGGUH RANDOM) 
pertama swatch, YAS I LO0VE THIS CUSHION A LOT. Muka sangat licin dan glowy seperti han hyo joo (Lebay), tapi memang pilihan warna sangat terbatas, apalagi kaum seperti saya yang harus cari harga murah dan swatch warna nya jangan samai kayak ondel-ondel.
saya coba di hari pertama, Yas bagus banget, dan ya makai nya harus di tap-tap biar beneran glowy, jangan disamain seperti pakai bedak two way cake, saya pakai beberapa jam dan lebih mengejutkan lagi dia tidak oxy,  walaupun warna gak match- match amat tapi over all saya suka sama hasilnya yang tidak berat di wajah, tapi cover nya bagus dan tidak berlarian kemana-mana . Natural seperti mba-mba korea yang main drama korea. Apalagi kalau di tambah sedikit blusher BEUH… TJAKEPPP DEH!!!

      Nah untuk varian hitam sendiri yang di claim buat oily skin, sebenernya tidak ada dampak apa-apa sih di wajah saya yang super kering. Bagus bagus saja. Tapi sadly walau bagus dibuat wudhu harus retouch lagi karena akan luntur saudara-saudara seperjuangan .
Karena ukuran yang sedikit, yah kalian harus berbesar hati saudara ku, cushion ini sangant sedikit, bahkan untuk yang notabane digunakan sehari-hari harus berbesar hati satu / satu setengah bulan akan habis. Tak bersisah.. tak bersisah.. buir buir cushion di tempat nya yang sangat elegant itu tiba-tiba saja kosong.

  Karena saya yang sangat royal , memutuskan untuk membeli April skin saya yang kedua dengan varian warna putih yas buat kulit kering, seperti kondisi kulit saya yang sesungguhnya (tumben waras)
Hasilnya ya sama saja sama-sama memuaskan, tapi entah perasaan saya saja atau tidak variant putih agak lebih membuat wajah saya tampak berminyak . hate it. Lebih prefer ke variant hitam.jadi saya sumbangkan ke ibu saya dan tetep membeli yang hitam.
Nah terakhir saya bisa membuat penilaian akhir.


Kelebihan

>Buat wajah Glowy

>Stay a long day  ( kalau tidak wudhu) dan tidak oxy

>Buat wajah enggak break out dan moist

>Sangat ringan untuk sehari-hari

Kekurangan

>Tidak tersedia refill

>a  bit priecy sih. Buat ukuran yang sangat sedikit.

>Pilihan warna yang bakal agak sulit, karena Cuma dua warna. bakal banyak korban kulit sawo matang  yang gak masuk warna nya

Ratting; 8/10
REPUCE? Masih labil sih, masih mencari yang lebih murah (type emak2).  

Thankyou for reading 
feby Dyanna XX



x

Sabtu, 17 Februari 2018

Rivew Call me by your Name

Film ini adalah sebuah kecelakaan, sudah lama saya tidak menikamati film dngan genere LGBT, Ya dulu saat saya sekolah menengah atas saya pernah beberapakali menikmati film dengan tema LGBT, sejak kuliah sampai sekarang jujur saya sangat menghindarinya,  mungkin karena pegaruh lingkungan yang sedikit mencemoh nya. Beberapa waktu lalu, saya melihat film ini dengan nilai yang cukup bagus entahlah mungkin di ratting 8 . tanpa berfikir panjang saya langsung men-download dan menonton nya tanpa jedah.
                           
Film ini tentang kehidupan seorang pemuda bernama Elio, pria muda dan anak dari seorang professor philosophy dan ibu yang sangat cantik, keluarga Elio bisa dinilai sangat sempurna dari sudut manapun, financial yang cukup  di kota terpencil Italy. Keluarga Elio sangat dinamis dan bersahaja, ibu dan ayah yang sangat menyayanginya, dimana era tahun 1950-an semua kehidupan Elio sudah di nilai lebih dari cukup. Rumah indah yang terletak di kota sepi tapi sangat eksotis dimana pohon-pohon apricot tumbuh.

Keluarga Elio sangat berkecukupan, disini bisa dilihat kalau Elio juga tumbuh dengan sangat bahagia, pendidikan bagus ( hobinya Elio nulis music), dan orang tua yang sangat pengertian.semua begitu sempurna, sampai tiba di satu musim panas.

Ayah Elio yang noatabane seorang professor selalu membawa satu orang murid kesayangannya untuk ikut berlibur di rumah indahnya di Italy, dan ya disini muncul pemeran kedua yang cukup sangat spik dibawakan oleh aktornya. peran aktor kedua yang  bernama Oliver.


 Oliver adalah lelaki yang sangat menyenangkan bahkan sangkling sangat meneyenangkan Elio merasa Oliver adalah sosok yang aneh dan kurang sopan, karena selalu mengucapkan “later” saat akan berpisah atau akan pergi.
Disini  saya belum ngeh kalau film ini bertema kan keterarikan dua tokoh utama yang adalah PRIA. Saya hanya menikmati alur film yang di suguhi pemandangan asri, di tempat pelosok italiy begitu asri dengan khas-khas jaman dahulu.

Film mengalir dengan begitu indah, dimana Elio mulai merasa bahwa Oliver adalah sosok yang benar-benar membuatnya nyaman, mereka bersahabat, menyusuri sungai bersama, tertawa, dan berdebat tentang pengetahuan bahkan sejarah  bersama. Sampai tiba saat nya Elio pria remaja yang sangat manis itu  tidak bisa tidur dengan tenang mulai merasa ada perasaan aneh dengan murid ayahnya Oliver.

Oliver disini digambarkan macho banget,  kahrismatik, serta gampang bergaul terbukti dia langusng dapeti gebetan cewek cantik gak berapa lama tinggal di tempat baru a.k.a rumahnya Elio.
Disini bagi yang gak memahami bagaimana survive dan menghindar untuk dicap sebagai hal-hal tabu pasti merasa bahwa cerita ini ngebosenin,  tapi saya yang memang sempat pernah interest sama kisah LGBT pas sekolah menegah atas, merasa film ini sangat brilliand dan sedikit sesak terbawa suasana hati, bagaimana tidak disini seperti hanya menggambarkan bagaimana perasaan Elio bukan Oliver. Sebagai penonton kadang saya cemas bagaimana kalau Oliver bukan Gay, tapi film ini tidak ingin membuat  hati para penonton rumit. Ya di pertengahan sudah bisa di gambarkan. Oliver juga mencintai Elio walaupun ia sempat mengabaikan nya, karena ia tidak mau menjadi pengaruh buruk untuk keluarga guru yang sangat ia hormati.

Elio dan Oliver menjalani kisah tabu, di era yang mungkin belum kenal apa itu mencintai sesama jenis, tapi Oliver runtuh juga, ia mencium Elio. Ya walau drama-drama percinatan mereka juga di hiasi keanaehan seperti bobok sama cewe (si Elio) yang hatinya padahal pengeni Oliver seutuhnya 




.
Sampai satu saat Elio sendiri yang menyerah, dan ya Oliver juga menyerah mereka memang saling mencintai dan sama-sama menyesal kenapa tidak jujur sejak awal . rasanya gemesin tapi buat blushing juga, dimana adegan-adegan vulgar tidak malu untuk di tampilkan di film ini.

Diakhir film tetap saja, LGBT masih sangat tabu saat itu, Elio harus rela waktu liburan musim panas Oliver yang menginap di rumahnya sudah nyaris selesai berarti “perpisahan” di depan mata, walau  di akhir film masih menghadiahkan penonton liburan akhir yang sangat privat untuk mereka beruda. Tetap saja mereka harus berpisah.

Yang membuat film ini unik sendiri ialah, Oliver adalah orang yahudi. ras mereka yang sangat konserfatif .
Sedangkan Elio adalah keturunan  campuran yang tidak dikenal lagi,separuh itali, yahudi, amerika tapi memiliki oramg tua yang begitu open minded, orang tua Elio bahkan mengetahui bahwa Oliver menyukai Elio sama seperti Elio, dan mereka gak marah. Alias mereka menerma siapapun yang dipilih Elio.  Dan menganggap Oliver bukan pembawa keburukan sama sekali . beneran orangtua idaman terlebih lagi ayah dan ibunya Elio ini memang pembawakan begitu snatai dan penuh pengetahuan. Patut di contoh.

Tapi di akhir film mungkin penggemar harus  bersedih, Oliver memutuskan tidak pernah kembali sejak berakhirnya waktu liburan musim panasnya di rumah ELio.
Ya waktu itu tetap saja LGBT tidak layak dipertahankan,apalagi bag kaum orang-orang terpelajar.
Ada rasa aneh saat menonton film ini, satu bulan pertama rasanya tidak bisa epas saya hanya merasakan perasaan Elio yang haru merelakan Oliver, dibalki kehidupan sempurnanya dia harus di uji dengan cinta sejati yang memiliki gender yang sama.
Dan charisma Oliver yang benar-enar membawakan film ini begitu apik.

Saya beri nilai 9/10 untuk nilai film ini, romantisme yang begitu dalam dan sekaligus begitu ringan. sempurna  namun hanya satu masalah yang membuat nya kacau GENDER. hal yang  cukup megaduk-aduk pikiran dan perasaan saya,
Charisma dari kedua aktor juga sangat baik, film ini masuk kedalam beberapa nominasi dan kalau tidak salah memenangkan Best picture 2017.

PS: Film ini bagaikani lalat di musim panas, datang, harus diabaikan walau tetap menganggu.
film ini dari novel best seller yang denger-denger lebih vulgar lagi dari film nya, saya gak minat baca hihihi


Feby Dyanna xx