Mungkin
saya adalah salah-satu penikmat film dengan tema action satu ini, berawal dari
beberapa tahun lalu secara accidently saya
dan sang ibunda melihat fast and furious 6 dengan kembalinya mbak letty buat saya benar-benar kepincut sama
pasangan Dominic-Letty . Berbanding terbalik dengan kawan-kawan lain yang suka
Mia-Brian. Oke karena saya pemilik gender wanita lumrah rasanya film action pun mesih
mengharapkan ada sepincut drama cinta dalam pembalab liar. Dan saya mendapatkan
nya di film ini.
Keberhasilan
Fast and furious 7 benar-benar membuat saya terpanah, terbukti ketika saya
mendatangi beberapa bioskop yang ada di Kota saya semuanya menayangkan film ini
dan berbanding lurus juga dengan antrian yang membeludak padahal sudah dua pekan
nangkring di Bioskop. Saya bukan pecinta otomotif jelas , tak ada satupun
kendaraan yang bisa saya pegang di dunia ini. Tapi tetap setiap race yang di
tmapilkan di film ini benar-benar membuat saya terpanah .
Ketertarikan saya dengan film ini
jelas sedikit ab-normal, saya nyaris pegi ke bioskop dua kali untuk FF7 , dan
saya mesih ingin menikmatinya lagi kalau tidak dihadang oleh teman yang
menyebut “itu berlebihan” . Saya urungkan niat. saya benar-benar tertarik
dengan letty entah lah dia tidak cantik menurut saya tapi passion yang dia keluarkan
dalam film itu benar-benar membuat nya terlihat sexy. Ohya saya tahu bagaimana
menilai wanita sexy .
Ketertarikan saya juga muncul
ketika Paul Walker yang harus berpulang ke hadapan tuhan beberapa bulan lalu,
membuat para pecinta FF kecewa dan sedih mendalam. Saya memang bukan penggemar
nya tapi saya bisa merasakan ada yang kurang jika karakter mantan polisi ini
hilang dari film ini. Tapi produser benar-benar membuat Brian O’conner
benar-benar menemani kita hingga akhir film yang benar-benar menyentuh .
Film tetap diakhiri dengan aksi
nya Dominic yang nyaris membuat hati saya dimainkan oleh picisan drama di film
action. Kembalinya ingatan Letty dan
kenangan yang ternyata mereka sudah menikah dan kalimat-kalimat Dominic yang
sangat membuat saya tersentuh “ You can't tell someone they love you.” ya dia benar.
Pelajaran yang saya hadapi di kehidupan nyata membuat saya berfikir kalimat
Dominic benar ada nyata nya. Dan itu benar-benar menyentuh saya sebagai kaum
wanita . tidak berhenti disitu, emosi saya meluap diakhir saat Dominic dan
Brian yang menaiki mobil seolah-olah scan
perpisahan atau penghormatan atas kepergian nya. Begitu menyentuh dengan
iriringan musik om khalifah – see you
again .
" I used to say I live my life a quarter mile at a time and I think that's why we were brothers - because you did too. No matter where you are, whether it's a quarter mile away or half way across the world. The most important thing in life will always be the people in this room, right here, right now. Salute mi familia. You'll always be with me. And you'll always be my brother. "
Mungkin kita tidak akan pernah melihatnya lagi
di FF8, itu lah yang terbayang dipikiran saya ,dan itu menyakitkan karena saya
menunggu film ini cukup lama. dan benar ini adalah film action dengan akhir
yang begitu menyakitkan.Terbukti semua orang yang menonton nyaris berakhir dengan mata berkaca-kaca. tidak terkecuali gender apapun mereka.
saya memberikan ratting 4,5 by 5 stars ...
alrigh almost perfect!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar