Selasa, 28 April 2015

"Fast and Furious 7 Akhir yang menyedihkan"

Mungkin saya adalah salah-satu penikmat film dengan tema action satu ini, berawal dari beberapa tahun lalu secara accidently saya dan sang ibunda melihat fast and furious 6 dengan kembalinya mbak  letty buat saya benar-benar kepincut sama pasangan Dominic-Letty . Berbanding terbalik dengan kawan-kawan lain yang suka Mia-Brian. Oke  karena saya pemilik gender  wanita lumrah rasanya film action pun mesih mengharapkan ada sepincut drama cinta dalam pembalab liar. Dan saya mendapatkan nya di film ini.


Keberhasilan Fast and furious 7 benar-benar membuat saya terpanah, terbukti ketika saya mendatangi beberapa bioskop yang ada di Kota saya semuanya menayangkan film ini dan berbanding lurus juga dengan antrian yang membeludak padahal sudah dua pekan nangkring di Bioskop. Saya bukan pecinta otomotif jelas , tak ada satupun kendaraan yang bisa saya pegang di dunia ini. Tapi tetap setiap race yang di tmapilkan di film ini benar-benar membuat saya terpanah .
                Ketertarikan saya dengan film ini jelas sedikit ab-normal, saya nyaris pegi ke bioskop dua kali untuk FF7 , dan saya mesih ingin menikmatinya lagi kalau tidak dihadang oleh teman yang menyebut “itu berlebihan” . Saya urungkan niat. saya benar-benar tertarik dengan letty entah lah dia tidak cantik menurut saya tapi passion yang dia keluarkan dalam film itu benar-benar membuat nya terlihat sexy. Ohya saya tahu bagaimana menilai wanita sexy .
                Ketertarikan saya juga muncul ketika Paul Walker yang harus berpulang ke hadapan tuhan beberapa bulan lalu, membuat para pecinta FF kecewa dan sedih mendalam. Saya memang bukan penggemar nya tapi saya bisa merasakan ada yang kurang jika karakter mantan polisi ini hilang dari film ini. Tapi produser benar-benar membuat Brian O’conner benar-benar menemani kita hingga akhir film yang benar-benar menyentuh .
                Film tetap diakhiri dengan aksi nya Dominic yang nyaris membuat hati saya dimainkan oleh picisan drama di film action. Kembalinya ingatan Letty dan kenangan yang ternyata mereka sudah menikah dan kalimat-kalimat Dominic yang sangat membuat saya tersentuh “ You can't tell someone they love you. ya dia benar. Pelajaran yang saya hadapi di kehidupan nyata membuat saya berfikir kalimat Dominic benar ada nyata nya. Dan itu benar-benar menyentuh saya sebagai kaum wanita . tidak berhenti disitu, emosi saya meluap diakhir saat Dominic dan Brian yang menaiki mobil seolah-olah scan perpisahan atau penghormatan atas kepergian nya. Begitu menyentuh dengan iriringan musik om khalifah – see you again .

" I used to say I live my life a quarter mile at a time and I think that's why we were brothers - because you did too. No matter where you are, whether it's a quarter mile away or half way across the world. The most important thing in life will always be the people in this room, right here, right now. Salute mi familia. You'll always be with me. And you'll always be my brother. "

                 Mungkin kita tidak akan pernah melihatnya lagi di FF8, itu lah yang terbayang dipikiran saya ,dan itu menyakitkan karena saya menunggu film ini cukup lama. dan benar ini adalah film action dengan akhir yang begitu menyakitkan.Terbukti semua orang yang menonton nyaris berakhir dengan mata berkaca-kaca. tidak terkecuali gender apapun mereka.

saya memberikan ratting 4,5 by 5 stars ...
alrigh almost perfect!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar